Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Hemophobia, Takut Akan Darah yang Bisa Bikin Orang Histeris dan Pingsan

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Jum'at, 04 November 2022 |18:32 WIB
Mengenal Hemophobia, Takut Akan Darah yang Bisa Bikin Orang Histeris dan Pingsan
Ilustrasi Darah. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

APAKAH kamu termasuk orang yang sangat takut melihat darah, bahkan bisa pingsan ketika melihatnya? Jika ya, bisa jadi kamu mengidap hemophobia.

Hemofobia adalah phobia spesifik yang ditandai dengan rasa cemas dan takut berlebihan ketika melihat darah, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kamu bisa merasa ketakutan ketika melihat darah di foto atau tayangan video.

Rasa takut tersebut tidak sebatas pada darah manusia. Darah hewan juga bisa bikin pengidap hemofobia merasa ngeri. Dalam kondisi parah, melihat darah bisa menyebabkan penderita hemofobia histeris dan pingsan.

Hemophobia adalah phobia spesifik yang berisiko muncul pada masa kanak-kanak. Jika tidak memperoleh penanganan psikologis atau psikoterapi, phobia darah dapat berlanjut hingga usia dewasa.

Hemofobia bisa muncul bersamaan ataupun diperburuk oleh fobia lain, seperti agoraphobia (fobia keramaian), trypanophobia (fobia jarum suntik), mysophobia (fobia pada kuman), dan sebagainya.

Selain itu, fobia darah bisa disebabkan oleh pengalaman traumatis, seperti mengalami atau melihat kecelakaan yang menyebabkan keluarnya banyak darah. Kejadian ini kemudian teringat jelas sehingga memicu ketakutan berlebih saat melihat hal yang berkaitan dengan darah.

Darah

Pola pengasuhan yang terlalu protektif juga bisa menambah risiko anak mengalami hemofobia. Karena takut terluka dan berdarah, anak jadi lebih takut mencoba sesuatu. Jika terus berlanjut, kondisi ini bikin anak punya ketakutan berlebih terhadap darah.

Level kecemasan saat menderita phobia jauh lebih tinggi dibandingkan rasa takut biasa. Hal ini membuat penderita fobia darah merespons objek yang ditakuti secara psikologis maupun fisiologis.

Di bawah ini sederet gejala umum yang dirasakan penderita hemofobia ketika melihat darah seperti dilansir dari KlikDokter.

- Nafas terasa berat atau cepat

- Jantung berdebar lebih cepat

- Sesak dan nyeri pada bagian dada

- Rasa cemas berlebihan atau panik

- Tubuh mendadak lemas

- Kehilangan kesadaran

- Badan gemetar

- Pusing dan mual

- Keringat dingin

Diagnosis hemophobia hanya bisa dilakukan oleh psikolog dan psikiater. Seseorang dapat dipastikan memiliki phobia darah apabila gejala-gejala di atas muncul dan menetap hingga lebih dari enam bulan.

Gejala dapat muncul hanya dengan melihat darah, baik secara langsung maupun tidak langsung. Pada kondisi yang parah, gejala timbul hanya dengan membayangkan darah.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement