MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menargetkan pengembangan dan penataan kawasan serta infrastruktur destinasi wisata super prioritas Labuan Bajo siap beroperasi pada tahun 2024 sehingga mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan.
"Kita siap tinggal landas dari quantity menjadi quality tourism dan nantinya targetnya 1,5 juta kunjungan wisatawan per tahun," ujar Sandiaga dalam The Weekly Brief with Sandi Uno.
Dikatakan pula bahwa fasilitas berupa bandara juga telah dibangun, serta rute penerbangan pun bakal diperluas dengan buka penerbangan internasional, yakni dari Singapura, Kuala Lumpur, Malaysia, dan Australia dalam waktu dekat.

Pemerintah telah mengucurkan dana Rp4 triliun sebagai investasi awal penataan kawasan Labuan Bajo yang bakal menjadi destinasi dengan mengusung konsep kegiatan meetings, incentives, conventions, and exhibitions (MICE).
Ke depannya, Kemenparekraf juga akan mengembangkan pariwisata bagi remaja (youth tourism), wisata minat khusus serta menjadi destinasi dengan lingkaran ekonomi dengan memastikan green tourism dan eco tourism melalui penggunaan energi baru terbarukan guna mendukung wisata medis (health tourism).
Sementara itu, Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo, Shana Fatina Sukarsono yang hadir secara daring menyampaikan sejumlah hal terkait dengan penyelenggaraan IFG Labuan Bajo Marathon 2022 pada Sabtu lalu di Manggarai Barat, NTT, dengan 1.200 peserta.