Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Banyak yang Terkecoh, Operasi Plastik Estetik dan Rekonstruksi Ternyata Beda!

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Jum'at, 28 Oktober 2022 |21:00 WIB
Banyak yang Terkecoh, Operasi Plastik Estetik dan Rekonstruksi Ternyata Beda!
operasi plastik, (Foto: Freepik)
A
A
A

Mengingat target tujuannya untuk memperbaiki kecacatan, lanjut dr Ade Sali, tindakan bedah plastik rekonstruksi hanya dilakukan sesuai dengan anjuran medis. Berbeda dengan operasi bedah plastik estetik, tindakan medis umumnya bertujuan demi menunjang penampilan yang dianggap ideal. Maka dari itu bedah plastik estetik kerap disebut operasi kosmetik.

Dalam bedah estetik, ada beberapa istilah penamaan untuk tindakan operasi plastik yang dibagi dari bagian mana yang mendapat tindakan bedah.

Mulai dari bedah plastik pada wajah, ada nama-nama tindakan seperti facelift, rhinoplasty, mentoolasty, serta blep haroplasty upper dan lower. Lain lagi dengan bedah estetik di tubuh, ada istilah abdominoplasty, fat transfer, dan liposuction.

(Foto: Dok.Istimewa)

Kemudian bedah payudara yang memiliki istilah augmentation, mammoplasty, dan breast reduction. Tak hanya itu, dalam bedah estetik dikenal juga istilah protein rich plasma untuk mengatasi kerutan, tindakan peremajaan kulit, growing hair, dan lain-lain. Bahkan, tarik benang seperti filler dan botox itu masuk ke bedah estetik.

“Berbeda dengan operasi bedah plastik estetik, tindakan medis ini biasanya banyak dilakukan selebriti untuk menyempurnakan visual tampilan tubuh,” tandas dr. Ade

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement