Melansir dari Mayo Clinic, gejala henti jantung mendadak meliputi:
-Kolaps tiba-tiba
-Tidak ada pulsa
-Tidak bernafas
-Penurunan kesadaran
-Ketidaknyamanan area dada
-Sesak napas
-Mengalami kelemahan
-Jantung berdebar cepat atau palpitasi
Melansir dari Cleveland Clinic, irama jantung abnormal atau aritmia menyebabkan sebagian besar serangan jantung mendadak. Aritmia yang paling umum mengancam jiwa adalah fibrilasi ventrikel.
Kondisi ini terjadi lantaran penembakan impuls yang tidak menentu dan tidak teratur dari ventrikel jantung (ruang bawah). Saat kondisi ini terjadi, jantung tidak dapat memompa darah.