Hal tersebutlah yang membuatnya optimis, industri radio akan bertahan namun tetap bisa berjalan seiring dengan kemajuan media digital. Dengan catatan, industri radio harus melakukan adaptasi dengan wadah-wadah baru contohnya live streaming, podcast, dan lainnya.
Menariknya, Vicky mengungkapkan pendengar radio di tahun ini justru bertambah jika dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya.
“Sekarang radio nomor satu, rata-rata pendengarnya 3 jutaan. Artinya, jika kita lihat trend itu ada kenaikan dari sisi pendengar radio,” imbuhnya.
Meski, Vicky tak menampik memang ada perubahan kebiasaan.
“Cuma memang, habitnya yang saat ini berbeda, ” terang Vicky.
Terkait perkembangan industri radio ke depannya, Vicky menilai para pemain di industri radio juga harus mampu melihat kesempatan yang ada. Contohnya dengan memanfaatkan sosial media, sebagai alat memperkenalkan saluran penyiaran ke para pendengar dengan jangkauan yang lebih luas.
“Kalau kita bisa menyatukan itu, dan bisa berbagi ke teman-teman advertising ‘oh banyak hal yang bisa dikerjakan selain daripada yang di on air kan di jalur FM. Ada sosmednya juga yang bisa dijual, ada acaranya, dan juga beberapa kegiatan seperti bikin webinar,” pungkas Vicky.
BACA JUGA:Podcast Aksi Nyata: Mengapa Kesehatan Mental Penting Dipupuk Sejak Dini?
BACA JUGA:Podcast Aksi Nyata: Pengaruhi Fisik, Alasan di Balik Pentingnya Kesehatan Mental
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.