BEREDAR luas di media sosial video seorang perempuan diketahui tengah hamil menikmati momen keseruan di klub malam. Dia tak pergi bersama sahabat, melainkan bareng suami sendiri.
Video viral tersebut dibagikan pertama kali oleh akun TikTok dan diunggah ulang akun Twitter @dprhiburanmalam. Hingga berita ini dimuat, sudah lebih dari 388 ribu netizen menonton video bumil dugem tersebut.

Jika benar si perempuan tersebut tengah hamil dan pergi ke klub malam yang biasanya penuh dengan asap rokok, maka si ibu membiarkan janin yang ada di dalam kandungannya berpotensi memiliki penyakit bawaan. Kenapa begitu?
Sudah banyak studi yang dilakukan terkait bahaya asap rokok pada ibu hamil, seperti yang dilaporkan laman resmi Rumah Sakit Ibu dan Anak Pemerintah Aceh bahwa salah satu risiko terburuk bumil terpapar asap rokok adalah keguguran.
"Bahan kimia yang terdapat di dalam rokok akan masuk ke aliran darah bumil dan janin, sehingga dapat mengganggu perkembangan janin, kelainan genetik, serta cacat bawaan lahir. Itu kenapa risiko keguguran pada trimester pertama akan meningkat bila bumil terpapar asap rokok," terang laporan laman tersebut, dikutip Selasa (18/10/2022).
Masalah lain yang akan dihadapi ibu hamil jika terpapar asap rokok adalah bayi lahir dengan berat badan rendah. Jika ini terjadi, bayi bakal berisiko alami gangguan pernapasan, hipotermia, infeksi, masalah pada saluran cerna, hingga gangguan otak.
Sindrom kematian bayi mendadak juga menjadi risiko lain bumil bila terpapar asap rokok. Masalah lain adalah bayi berpotensi lahir prematur yang mana ini bisa menyebabkan masalah lanjutan seperti penyakit jantung bawaan, perdarahan di pembuluh darah otak, penyakit kuning, infeksi, gangguan organ tertentu seperti saluran cerna dan napas, kesulitan menyusui, hingga gangguan kesehatan paru-paru.
Di sisi lain, akan semakin buruk jika bumil pergi ke klub malam dan dengan sengaja minum-minuman beralkohol. Alkohol yang dikonsumsi bumil berdampak langsung ke janin.
Menurut laporan UT Southwestern Medical Center, dua penelitian yang dilakukan pada 2021 mendukung gagasan bahwa konsumsi alkohol selama kehamilan bukanlah ide yang baik karena memengaruhi kesehatan janin secara keseluruhan, termasuk meningkatkan risiko perkembangan saraf janin.
Selain itu, risiko keguguran pun meningkat jika bumil minum alkohol di trimester pertama. Satu studi yang diterbitkan pada Januari 2021 membuktikan bahwa ibu hamil yang mengonsumsi alkohol meningkatkan risiko keguguran 8 persen.
"Jika tak mau keguguran, ibu hamil perlu mempertimbangkan untuk menghindari alkohol. Konsumsi alkohol selama hamil bahkan meningkatkan risiko plasenta lebih kecil dengan pembuluh darah abnormal serta bayi meninggal dalam kandungan," ungkap laporan kesehatan tersebut.
(Vivin Lizetha)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.