Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Luruskan Kesalahan Informasi soal Candi Borobudur, 100 Pemandu Wisata Dibekali Ilmu Pengetahuan

Antara , Jurnalis-Selasa, 18 Oktober 2022 |15:01 WIB
Luruskan Kesalahan Informasi soal Candi Borobudur, 100 Pemandu Wisata Dibekali Ilmu Pengetahuan
Candi Borobudur (Foto: Shutterstock)
A
A
A

"Memang betul karena yang disampaikan oleh Stutterheim itu karena kebetulan dia membaca di kitab Sang Hyang Kamahayanikan lalu kelihatannya cocok begitu. Bentuknya Borobudur sepertinya terdiri dari tiga lapis kalau dilihat secara kasar, padahal konsep dasar yang melatarbelakangi penyebutan tridatu di kitab itu tidak ada hubungnnya dengan Borobudur," papar dia.

Kemudian Ia mencontohkan lagi tentang bunyi 'sambhara budara' yang beredar sebagai asal mula nama Borobudur, padahal penggagasnya yaitu Prof G de Casparis itu sudah menyatakan bahwa teorinya itu salah.

Infografis Candi Borobudur

"Jadi penggagasnya sendiri sudah menyatakan salah. Saya sempat berkorespondensi dengan beliau pada tahun 1980-an dalam surat itu menyatakan mohon maaf karena dulu waktu menyusun disertasi tahun 1950-an terburu-buru ingin menjelaskan nama Borobudur. Budara itu dipilih oleh Prof G de Casparis supaya cocok dengan nama budur, padahal itu tidak ada hubungan sama sekali," kata dia.

Menurut dia hal semacam ini kalau dibiarkan tentu tidak akan membantu dalam memahami pengertian Borobudur seperti yang dimaksudkan oleh si pembuat.

"Jadi tujuan saya meneliti adalah memahami menurut persepsi pencipta Borobudur. Bukan menurut persepsi saya pribadi," tutup Hudaya.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement