MASALAH vaginismus tidak bisa disepelekan. Para suami diminta untuk tidak menyalahkan istri karena kondisi Miss V-nya tegang sesaat sebelum penetrasi.
Menurut Zoya Amirin, ketika Miss V alami vaginismus, terapi pernapasan, relaksasi, meditasi, maupun pijatan sensual tidak akan cukup membantu mengatasi ketegangan yang terjadi di Miss V.

"Mau rileks bagaimana, sakit, ya, sakit, enggak bisa diapa-apain, ototnya emang tegang," ungkap Zoya dalam sesi Live Instagram Okezone, beberapa waktu lalu.
Penanganan vaginismus menurut Zoya Amirin memerlukan bantuan beberapa profesional, mulai dari dokter Obgyn hingga seksolog seperti dirinya. Diperlukan juga dukungan dari suami untuk memaksimalkan pengobatan.
Ya, Dokter Obgyn memastikan fungsi seksual tetap berjalan baik, seksolog memastikan secara mental istri pulih, dan suami mendukung memaksimalkan upaya yang telah dilakukan.
Itu kenapa, hubungan seksual yang menyenangkan bisa menjadi terapi penunjang mengalami vaginismus.
"Dukungan suami sangat diperlukan. Istri merasa aman dan nyaman di dekatnya, sehingga ketegangan yang tidak diharapkan saat hubungan seksual tidak terjadi," tambahnya.
BACA JUGA:Viral Perempuan Seksi Ngaku Usianya Hampir 50 Tahun, Netizen: Tak Percaya!
Hubungan seks yang menyenangkan di sini contohnya, perlakukan istri dengan sangat lembut dan penuh kasih sayang sebelum melakukan seks. Lalu, lakukan beberapa 'treatment' agar membuat istri tidak cemas.