3. Gatal: Vagina yang sehat tidak akan terasa gatal, jika merasakan gatal terus-menerus, diikuti keputihan yang tidak normal dan bau amis, maka itu merupakan tanda adanya infeksi bakteri atau jamur.
(5 Ciri-ciri Vagina Tidak Sehat, Foto: Shutterstock)
4. PH atau kelembaban vagina meningkat: PH vagina pada umumnya berkisar antara 3,8 - 4,5, yaitu bersifat asam. Lingkungan tersebut akan melindungi vagina dari perkembangan bakteri buruk yang bisa menimbulkan infeksi. pH vagina bisa meningkat secara normal pada masa subur. Hal ini berguna untuk melindungi sperma sampai bertemu dengan sel telur, tapi ketika pH vagina terus-menerus meningkat di luar masa subur, maka bisa berisiko terkena infeksi. Ciri-cirinya berupa bau busuk atau amis, cairan keabuan dan kehijauan, terasa gatal, dan bisa juga timbul rasa terbakar saat buang air kecil.
(5 Ciri-ciri Vagina Tidak Sehat, Foto: Ist)
5. Ada luka di vagina: Luka bisa terjadi karena beberapa hal, seperti benturan yang disebabkan ketika berhubungan intim sehingga menyebabkan kulit di area vagina menjadi lecet. Jika Anda mengalami hal ini, sebaiknya berkonsultasilah ke dokter untuk penanganan yang tepat. Bekas luka, bisa jadi tempat masuk virus dan dan bakteri yang menyebabkan infeksi.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.