Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Studi: Bermain Video Game 'Tembak-tembakan' Bisa Picu Masalah Jantung Mematikan pada Anak

Putra Syah Norens , Jurnalis-Sabtu, 15 Oktober 2022 |08:00 WIB
Studi: Bermain Video Game 'Tembak-tembakan'  Bisa Picu Masalah Jantung Mematikan pada Anak
anak bermain video game, (Foto: Freepik)
A
A
A

RATA-rata sebagian besar yang namanya anak-anak, senang bermain video games. Dalam video games, banyak terdapat pilihan jenis permainan.

Salah satunya games atau permainan tipe tembak-tembakan, yang jadi varian games terpopuler dan banyak dimainkan.

Namun, orang tua sebaiknya waspada jika anak bermain video games jenis ini. Merujuk pada satu studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Heart Rhythm, disebutkan bahwa game ‘tembak-tembakan’ dapat memicu masalah jantung yang mematikan pada anak-anak.

Studi tersebut mendapati bahwa permainan dengan unsur ‘tembak-tembakan’ dapat memberikan andrenalin, yang memicu gangguan irama jantung yang serius terhadap anak-anak yang punya kondisi rentan.

Gangguan inilah yang nantinya akan menyebabkan pola detak jantung aritmia yang tidak biasa dan berbeda, bahkan telah menyebabkan kematian pada beberapa anak dengan masalah jantung.

“Video game dapat menimbulkan risiko serius bagi beberapa anak dengan kondisi aritmia, video games ini mungkin mematikan pada pasien dengan predisposisi, tetapi seringkali kondisi aritmia yang sebelumnya tidak dikenali, ” kata kepala peneliti Claire M. Lawley, MBBS, PhD dalam keterangan resminya, dilansir dari New York Post, Sabtu, (15/10/2022).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement