ZIKA atau virus zika merupakan penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk kerabat aedes seperti aedes aegypti dan albopictus. Jika terjangkit pada wanita hamil dapat menyebabkan kecacatan pada bayi.
Virus zika pertama kali ditemukan di hutan Uganda. Tanzania dan Uganda pada 1952 menjadi negara pertama yang terjangkit virus ini. Virus ini dapat berkembang pesat di daerah subtropis dan tropis.
Pada manusia normal mungkin akan menimbulkan gejala ringan seperti demam dan nyeri dan tidak mematikan. Namun pada ibu hamil dapat menyebabkan kecacatan otak atau mikrosefali. Otak pada bayi tidak berkembang penuh dan cenderung kecil ketika lahir.

Penyebab zika adalah gigitan nyamuk keluarga aedes yang terinfeksi virus zika. Virus itu akan memasuki aliran darah manusia dan menyebabkan infeksi tubuh disertai demam. Nyamuk akan menggigit pada pagi hari dan sore hari.
Virus akan berdampak buruk pada ibu hamil. Zika juga dapat menular dari satu individu ke individu lainnya melalui hubungan seksual. Walau tidak menyebabkan kematian, virus ini menjadi masalah global karena menyebabkan bayi lahir dalam keadaan cacat otak.
Masa inkubasi virus zika tidak diketahui secara pasti. Hanya saja virus zika akan menunjukan gejala sekitar 14 hari setelah menginfeksi manusia. Berikut adalah gejala umum zika:
-Demam disertai nyeri sendi dan otot
-Terdapat ruam tubuh
-Mudah kelelahan
-Mata merah dan sakit mata
-Sakit perut
Pencegahan virus zika dapat dilakukan dengan:
-Kenakan pakaian panjang ketika tidur atau bepergian ke daerah rawan -Penyebaran virus zika
-Gunakan lotion atau obat anti nyamuk
-Pemasangan kelambu pada tempat tidur
-Gunakan pengamanan ketika berhubungan seksual
Demikian informasi mengenai virus zika.
(RIN)
(Rani Hardjanti)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.