Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Frekuensi Buang Air Kecil Berkurang, Awas Gejala Dehidrasi!

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Selasa, 27 September 2022 |15:32 WIB
Frekuensi Buang Air Kecil Berkurang, Awas Gejala Dehidrasi!
Mengalami dehidrasi (Foto: Blocks of life)
A
A
A

5. Merasa sangat lelah

Dehidrasi bisa membuat seseorang kehilangan energi di siang hari. Tekanan darah yang menurun ketika asupan air dalam tubuh tidak cukup dapat menyebabkan aliran darah ke otak melambat dan detak jantung menjadi cepat. Ketika dikombinasikan, itu semua menyebabkan perasaan lelah.

6. Frekuensi buang air kecil berkurang

Lantaran jumlah air yang masuk ke tubuh tidak mencukupi, otomatis frekuensi buang air kecil juga berkurang. Air adalah kunci utama untuk membantu ginjal membuang limbah dari darah dengan cara mengubahnya menjadi urin. Jika volume air kurang, maka limbah tidak akan dibuang sehingga masih tetap ada di tubuh.

Untuk mencegah dehidrasi, minum banyak air dan makan makanan tinggi air seperti buah-buahan dan sayuran. Tak membiarkan rasa haus menjadi pedoman harian yang memadai bagi kebanyakan orang sehat.Demikian pemahaman terkait dehidrasi yang perlu dipahami dan dicegah. Sebisa mungkin penuhi asupan cairan tubuh agar terhindar keadaan ini.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement