SEBUAH video viral di media sosial yang menunjukkan sejumlah petani sedang sibuk menggotong ular piton berukuran besar dengan panjang sekitar 7 meter.
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @memomedsos disebutkan bahwa peristiwa itu disebutkan terjadi di Desa Latompe, Kecamatan Lawa, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara. Ular raksasa itu ditemukan pada Rabu, 21 September 2022 lalu sekitar pukul 09.00 Wita.
Seorang petani, La Densi mengatakan, saat pertama kali ditemukan ular piton itu sama sekali tidak bergerak dan merespons kehadiran mereka.
Tak ingin hal membahayakan nyawa terjadi, La Densi bergegas memanggil teman-temannya untuk melumpuhkan ular yang saat itu posisinya sedang melilit semak belukar tersebut.
(Foto: Instagram/@memomedsos)
Ular yang merasa terancam berusaha melawan, beberapa rekan La Densi pun nyaris dipatuk.
Tanpa pikir panjang, ular itu langsung ditebas dengan parang hingga mati. Menurut La Densi, ular dengan diameter sebesar batang pohon kelapa itu dipikul sejauh 7 kilometer menuju perkampungan warga.
Ia berinisiatif untuk menjual daging ular betina tersebut. Uniknya, saat dibedah, ditemukan telur sebanyak 100 butir.
Diduga ular besar itu hendak bertelur. Telur-telur tersebut kemudian diangkut menggunakan karung.
"Panjang sekitar 7 meter, sudah dalam keadaan mati dan beratnya 130 kilogram," kata La Densi.
Temuan ular piton di wilayah Kabupaten Muna sudah sering terjadi. Yang paling memilukan dialami oleh seorang ibu rumah tangga, Wa Iba (54), warga Desa Persiapan Lawela, Kecamata Lohia, Kabupaten Muna.
Ia tewas ditelan reptil besar itu setelah pada Kamis, 14 Juni 2018 sempat berpamitan pada anaknya untuk pergi ke kebun. Jasadnya ditemukan di dalam perut ular pada Jumat, 15 Juni 2018 sekitar pukul 06.00 saat orang-orang sedang bersiap melaksanakan salat Idul Fitri (Ied). Warga yang beramai-ramai membelah perut ular itu, menemukan jasad Wa Iba yang sudah tak bernyawa.
(Rizka Diputra)