BOSNIA-Herzegovina mungkin belum begitu populer di kalangan traveler milenial atau anak zaman now. Tapi, bagi mereka yang sering melihat tayangan berita pada era 90-an, pasti pernah mendengar nama Bosnia dan Sarajevo.
Ya, saat perang berkecamuk di Bosnia pada 1992-1995, stasiun televisi dan koran di Indonesia sering menayangkan perkembangan berita konflik antaretnis tersebut.
BACA JUGA: 5 Destinasi Wisata di Wales Britania Raya, Bikin Betah Berlama-lama
Bosnia-Herzegovina merupakan negara di semanjanjung Balkan di selatan Eropa yang beribukota Sarajevo. Jumlah penduduknya hanya 4 juta jiwa, tentu saja kalah jauh dibandingkan Indonesia yang mencapai 275,5 juta orang.
Bosnia-Herzegovina dan Indonesia punya hubungan bilateral yang baik. Indonesia termasuk negara yang mendukung kemerdekaan Bosnia pada 1992. Indonesia juga mengirim pasukan perdamaian ke Bosnia dan mendirikan masjid persahabatan di Sarajevo. Namanya Masjid Istiqlal.
Bosnia dan Indonesia punya beberapa kemiripan lho. Berikut ulasannya.
1. Bahasa Walikan
Jika di Indonesia khususnya di Malang dan Yogyakarta punya Asahab Kilab atau bahasa walikan yakni bahasa atau kata yang di balik, anak baru gede (ABG) Bosnia juga punya bahasa seperti itu untuk berkomunikasi. Namanya Šatrovački.
BACA JUGA:5 Destinasi Wisata Paling Horor di Dunia, Berani Uji Nyali?
Šatrovački merupakan penukaran suku kata digunakan di negara-negara pecahan Yugoslavia. Mulanya Šatrovački digunakan oleh para penjahat untuk berkomunikasi, tapi bahasa ini sekarang makin membudaya di kalangan masyarakat khususnya anak muda Bosnia.