Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Beri-Beri: Pengertian Umum, Gejala, Penyebab, Faktor Risiko, dan Pencegahan

Asthesia Dhea Cantika , Jurnalis-Rabu, 14 September 2022 |07:39 WIB
Beri-Beri: Pengertian Umum, Gejala, Penyebab, Faktor Risiko, dan Pencegahan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Gejala beri-beri bervariasi tergantung pada jenisnya. Adapun gejala beri-beri basah meliputi:

-Sesak napas saat beraktivitas fisik

-Sesak napas saat bangun tidur

-Detak jantung menjadi cepat

-Kaki bagian bawah mengalami bengkak

Sementara gejala beri-beri kering meliputi:

-Adanya penurunan fungsi otot, terutama di kedua tungkai bawah

Sering alami kesemutan atau kehilangan perasaan di kaki dan tangan di kedua sisi

-Alami rasa sakit pada tubuh

Merasakan kesulitan berbicara

-Kerap muntah

-Gerakan mata yang tidak disengaja

-Alami kelumpuhan

Perlu diketahui, penyebab utama beri-beri adalah diet rendah thiamin. Kondisi ini sangat jarang terjadi di daerah dengan akses ke makanan yang diperkaya vitamin, seperti sereal sarapan dan roti tertentu.

Beri-beri paling umum terjadi di wilayah negara yang umum mengonsumsi nasi putih yang hanya memiliki sepersepuluh dari jumlah thiamin beras merah, menurut National Institutes of Health.

Faktor-faktor yang dapat menyebabkan defisiensi thiamin, antara lain:

-Penyalahgunaan alkohol

-Beri-beri genetik, suatu kondisi langka yang mencegah tubuh menyerap thiamin

-hipertiroidisme atau kelenjar tiroid yang terlalu aktif

-Mual dan muntah ekstrim pada kehamilan

-Operasi bariatrik

-AIDS

-Diare berkepanjangan atau penggunaan diuretik

-Menjalani dialisis ginjal

-Malnutrisi

-Diabetes

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement