5. Gunakan pompa untuk menyediakan cadangan ASI
Pompa ASI dapat digunakan hanya untuk menyediakan cadangan ASI. Menggunakan pompa bekas mungkin tidak sekuat pompa baru jika ibu perlu banyak memompa. Jika tidak mampu membeli pompa ASI, Anda bisa belajar memompa lebih kuat dengan tangan.
6. Minta bantuan suami
Pendampingan pasangan Anda sangat penting bagi kegiatan menyusui. Jika ibu merasa terbantukan dan bahagia karena dukungan suami, kegiatan menyusui dan ASI akan lancar. Suami juga bisa menjadi pengingat ibu ketika mendapat nasihat dari konselor ASI.
7. Temui konselor ASI
Tidak semua ibu bisa memecahkan masalahnya sendiri. Untuk itu, peran konselor ASI sangat diperlukan, bahkan sebelum wanita melahirkan. Konselor ASI bisa membantu berbagi tips dan memecahkan masalah yang mungkin dihadapi ibu menyusui.
(Dyah Ratna Meta Novia)