Diketahui, wanita berusia 92 tahun itu sebetulnya disiplin menggunakan sunscreen di wajahnya tetapi melewatkan bagian leher selama kurang lebih 40 tahun.
Terlihat dalam gambar, ada perbedaan yang jelas antara bagian wajah yang puluhan tahun dilindungi oleh tabir surya dan bagian leher yang tak pernah dioles sunscreen.
Bisa dilihat secara jelas, kulit leher wanita tersebut dipenuhi flek dan noda kecoklatan di seluruh bagian lehernya. Sementara bagian wajahnya, mulus tanpa noda atau bintik kecoklatan.
Sebagai informasi, American Academy of Dermatology Association (ADD) mengatakan bahwa kanker kulit adalah kanker paling umum di Amerika Serikat. Diperkirakan, setidaknya satu dari lima orang Amerika akan mempunyai peluang terkena kanker kulit selama hidup.
Perlindungan kulit terhadap paparan sinar matahari yang tidak tepat, diketahui bisa menyebabkan peningkatan risiko kanker kulit, perubahan warna kulit termasuk bintik-bintik penuaan, hiperpigmentasi, bintik-bintik, kerutan, dan kulit yang tampak kasar akibat berkurangnya elastisitas. Demikian sebagaimana dilansir dari Newsweek, Jumat (9/9/2022).
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.