Pada mamalia betina, salah satu kromosom X secara acak dinonaktifkan yang disebut X-inaktivasi di setiap sel. Untuk kucing Calico, campuran acak gen warna yang "on" atau "off" memberi warna oranye dan hitam yang tidak berwarna.
Dengan kata lain, karena betina memiliki dua kromosom X, maka ia dapat "menampilkan" dua warna yang berbeda oranye atau hitam, tergantung X apa yang tidak aktif dan putih. Sehingga menciptakan campuran Calico dan memberikan 3 warna.
2. Kucing yang Pintar
Kucing belang tiga warna memiliki sifat setia, pintar, jeli, dan sangat beruntun.
3.Calico berasal dari Nama Kuno
Pada zaman dahulu, Calico merujuk pada sebuah nama kain yang berasal dari Calicut, India. Di Indonesia sendiri, Calico berarti kain belacu yang memiliki warna kekuningan.
Awalnya, Calico merupakan sebuah hasil pola belang-belang pada kain. Lalu pada awal 1800an, kata ini merujuk pada mantel kuda yang berpola belang-belang. Barulah pada akhir 1800an merujuk pada kucing dengan warna belang.
4. Bukan Jenis Ras
Perlu diketahui jika Calico bukanlah ras kucing. Pola bulu pada kucing Calico ini bisa ditemukan pada beberapa jenis ras kucing, seperti ras American Shorthair, Japanese Bobtail, dan lain-lain.
5. Berbeda Dengan Kucing Torti
Sekilas kucing Calico dan kucing Torti memiliki pola bulu dan warna yang hampir sama. Namun, sebenarnya kedua kucing ini berbeda. Kucing Torti didominasi warna bulu hitam dnegan bercak oranye, krem, dan coklat.