Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Viral Istilah "Sleepover Date" di Media Sosial, Benarkah Bisa Terkena HIV?

Vivin Lizetha , Jurnalis-Kamis, 08 September 2022 |13:12 WIB
Viral Istilah
Ilustrasi sleepover date (foto: istimewa)
A
A
A

Beberapa waktu lalu, Indonesia dikagetkan dengan fakta bahwa banyaknya kelompok pelajar dan anak-anak yang terkena HIV. Faktor lonjakan jumlah penderita HIV adalah karena gaya hidup seks bebas yang begitu marak terjadi.

Hal ini dibenarkan oleh Ketua Satgas HIV Anak IDAI, dr. Endah Citraresmi, SpA(K). Menurutnya, kelompok remaja paling banyak terinfeksi HIV akibat perilaku seks bebas sesama jenis. Kemudian, faktor penyebab lain adalah penggunaan narkoba jarum suntik.

Prof. Dr. dr. Zubairi Djoerban, Sp.PD, KHOM (penemu kasus pertama sekaligus pionir penanganan HIV dan AIDS di Indonesia), juga mengatakan kalau generasi muda memang kelompok rentan terinfeksi HIV. Penyebabnya beragam, tapi yang cukup tinggi prevalensinya adalah karena hubungan seksual.

"HIV itu memang paling banyak dialami pada individu berusia 25-40 tahun. Kenapa? Karena mereka selalu ingin coba-coba hal baru," ungkap Prof Zubairi Djoerban saat diwawancarai di Gedung dr R. Soeharto, Jakarta, Selasa (30/8/2022).

(vvn)

(Kemas Irawan Nurrachman)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement