MEMILIKI hewan peliharaan memang bisa membantu seseorang melepas stres dan emosi mereka. Anjing adalah salah satu hewan peliharaan yang paling sering diajak bermain oleh pemiliknya, tidak heran jika anjing disebut sebagai sahabat manusia.
Nah, di Youtube atau media sosial lainnya, kita tentu sering melihat bagaimana girangnya anjing ketika bertemu pemiliknya. Tapi, sebuah studi baru dalam jurnal Current Biology mencatat mata anjing ternyata lebih berkaca-kaca saat bertemu kembali dengan manusia yang dia kenal.
"Kami menemukan anjing meneteskan air mata terkait dengan emosi positif. Kami juga membuat penemuan oksitosin sebagai mekanisme yang mungkin mendasarinya," kata Takefumi Kikusui dari Azabu University, Jepang seperti dikutip Antara dari Science Daily.
Kikusui dan rekannya menemukan hal ini setelah salah satu dari dua pudel melahirkan 6 tahun yang lalu. Dia memperhatikan ketika anjingnya menyusui, ada air mata. Air mata itu tidak jatuh seperti yang sering terjadi pada manusia tetapi mereka membuat mata berkaca-kaca. "Itu memberi saya gagasan oksitosin dapat meningkatkan air mata," kata Kikusui.

Oksitosin dikenal sebagai hormon ibu atau hormon cinta. Menurut penelitian, oksitosin dilepaskan pada anjing dan pemiliknya selama mereka berinteraksi.
Jadi, peneliti memutuskan untuk menjalankan eksperimen reunifikasi dan melihat apakah hal itu membuat anjing menangis. Pertama, mereka menggunakan tes standar untuk mengukur volume air mata anjing sebelum dan sesudah bertemu kembali dengan pemiliknya.
Mereka menemukan, volume air mata naik ketika anjing kembali bersama dengan manusia yang mereka kenal. Ketika Kikusui dan tim menambahkan oksitosin ke mata anjing, volume air mata mereka juga meningkat.
Temuan itu mendukung gagasan pelepasan oksitosin berperan dalam produksi air mata ketika anjing dan pemiliknya kembali bersama.