Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Tiket Pesawat di Papua Meroket Tajam, Ini Penyebabnya

Nurul Fitriyah , Jurnalis-Minggu, 28 Agustus 2022 |05:00 WIB
Harga Tiket Pesawat di Papua Meroket Tajam, Ini Penyebabnya
Ilustrasi (Shutterstock)
A
A
A

KENAIKAN bahan bakar minyak (BBM) jenis avtur memberikan dampak terhadap harga tiket pesawat ke sejumlah daerah di Papua termasuk Kabupaten Pegunungan Bintang.

Bupati Pegunungan Bintang Spei Yan Bidana di Jayapura mengatakan bahwa akibat dari kenaikan BBM jenis avtur aktivitas penerbangan warga menurun dan harga barang material di daerah pegunungan tengah Papua meningkat.

 BACA JUGA:Duh! Volume Penerbangan di Bandara Bengkulu Anjlok Imbas Tiket Pesawat Mahal

"Harga tiket pesawat naik dari sebelumnya Rp800 ribu menjadi Rp1,6 juta untuk sekali penerbangan dari Ibu Kota Pegunungan Bintang Oksibil menuju Jayapura padahal penerbangan tersebut hanya memakan waktu 45 menit," katanya seperti dilansir dari ANTARA, Sabtu (27/8/2022).

Menurut Bidana, tingginya harga tiket pesawat berdampak pada naiknya harga angkut barang dari sebelumnya Rp19 ribu per kilogram menjadi Rp23 ribu per kilogram.

 

"Akibatnya harga material seperti semen melonjak dari Rp1 juta per zak menjadi Rp1,4 juta per zak," ujarnya.

Terkait itu pihaknya mendorong agar pemerintah pusat melanjutkan pembangunan Jalan Trans Papua yang menghubungkan Jayapura ke Pegunungan Bintang yang kini proses pengerjaannya tersisa 173 kilometer.

 BACA JUGA:Kenaikan Tiket Pesawat Berdampak Langsung pada Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Dia menjelaskan pihaknya berharap dengan adanya pembangunan Jalan Trans Papua tersebut dapat menekan tingginya harga barang di wilayah itu.

"Karena hingga kini Kabupaten Pegunungan Bintang belum dapat diakses melalui jalan darat," katanya lagi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement