Jus delima
Jus delima diketahui mengandung antioksidan pada tingkat yang lebih tinggi daripada banyak jus buah lainnya. Tak hanya itu, jus satu ini mengandung antioksidan hampir tiga kali lebih banyak daripada teh hijau atau anggur merah. Antioksidan sendiri dianggap memberikan beberapa manfaat melindungi jantung, termasuk mengurangi kolesterol jahat.
Jus Jeruk
Jus jeruk mengandung sejumlah besar flavonoid, terutama hesperidin. Senyawa flavonoid dapat membantu menurunkan kadar serum kolesterol jahat.
Hal ini dibuktikan dalam penelitian yang dipublikasikan di National Library of Medicine pada 2013 bahwa konsumen jus jeruk jangka panjang memiliki kadar kolesterol total, kolesterol jahat, rasio apo B dan LDL atau HDL yang lebih rendah dan peningkatan folat dan vitamin C dalam makanan mereka.
(Martin Bagya Kertiyasa)