Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

10 Kucing Hutan Asli Indonesia yang Terancam Punah, Yuk Bantu Lindungi!

Novie Fauziah , Jurnalis-Jum'at, 22 Juli 2022 |21:17 WIB
10 Kucing Hutan Asli Indonesia yang Terancam Punah, Yuk Bantu Lindungi!
Harimau Sumatera salah satu kucing hutan di Indonesia yang terancam punah (Foto Reuters)
A
A
A

ADA 10 jenis kucing hutan di Indonesia yang dilarang dipelihara dan sangat dilindungi karena terancam punah. Satwa-satwa liar ini sekarang menghuni hutan-hutan di Tanah Air, tapi habitat dan keberadaannya terancam akibat ulah manusia rakus.

Kucing-kucing hutan di Indonesia populasinya sangat dijaga. Beberapa di antaranya telah masuk dalam daftar IUCN Red List atau The International Union for Conservation of Nature’s Red List sebagai hewan yang terancam punah.

Berikut jenis-jenis satwa dalam keluarga kucing hutan di Indonesia yang terancam punah dan wajib dilindungi :

1. Macan Tutul Jawa

Macan Tutul Jawa (Panthera Pardus Melas) merupakan satwa endemik Pulau Jawa. Populasinya Macan Tutul Jawa sudah terancam punah akibat perusakan hutan maupun perburuan liar.

 BACA JUGA:Dear Cat Lovers, Ini 5 Tempat Wisata di Dunia yang Penuh dengan Kucing

2. Harimau Sumatera

Satwa endemik Sumatera ini sudah terancam punah. Menurut IUCN Red List, populasi harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) kini hanya sekitar 500 individu. Keberadaannya di alam bebas dan tempat-tempat konservasi lainnya.

 ilustrasi

Harimau Sumatera

Harimau Sumatera nasibnya masih lebih mujur dibandingkan harimau Bali dan harimau Jawa yang keberadaannya sudah terlanjur punah.

3. Macan Dahan Sunda

Mulanya jenis macan satu ini disangka sama dengan Neofelis nebulosa, yaitu Macan Dahan Benua. Tapi setelah diteliti, ternyata spesiesnya atau jenisnya berbeda. Macan Dahan Sunda banyak ditemukan di Kalimantan dan Sumatera.

Jenis ini masih bisa sering ditemui, dibandingkan dengan jenis macan lainnya. Akan tetapi IUCN mengkategorikannya, masuk ke dalam kucing yang terancam punah atau endangered.Hal tersebut dikarenakan adanya perburuan liar terhadap hewan satu ini.

4. Macan Dahan Benua

Kemudian ada macan dahan benua, yang sebelumnya disangka mirip dan satu jenis dengan macan dahan Sunda. Jenis kucing hutan ini merupakan endemik asli Asia, khususnya ada di Indonesia.

 BACA JUGA:Inilah 8 Penyebab Kucing Kabur dari Rumah, Bukan Hanya Ingin Kawin Guys

Memiliki nama ilmiahnya Neofelis nebulosa. Ukuran macan dahan benua dikategorikan sedang, yakni dengan panjang sekitar 95 sentimeter. Kucing satu ini aktif pada malam hari atau disebut dengan nokturnal. Warna dan coraknya mirip dengan ular sanca.

5. Kucing bakau

Selanjutnya adalah kucing bakau yang memiliki nama latin Prionailurus viverrinus. Hewan satu ini hidup di sepanjang sungai dan rawa-rawa bakau di hutan Sumatera dan Kalimantan.

Kucing bakau memiliki ukuran sekitar dua kali lipat dari kucing domestik. Kucing tersebut mempunyai keunikan, yakni berani dan bisa berenang untuk menangkap mangsanya.

Ia juga memiliki selaput di antara jari kakinya yang berguna ketika kucing ini berada di dalam air.

 

6. Kucing Blacan

Kucing yang keberadaanya harus dilindungi adalah kucing blacan, atau ada yang menyebutnya sebagai kucing congok, macan rembang, macan akar, kucing kuwuk dan macan rembah. Sekilas corak dan warnanya mirip dengan macan tutul, sehingga spesies ini kerap disebut pula dengan julukan Asian Leopard Cat.

Menurut data yang dihimpun, ada tiga jenis Kucing Blacan endemik hingga saat ini masih hidup di Indonesia, yaitu jenis javanensis yang tersebar di Jawa-Bali, jenis sumatranus tersebar di Sumatera, dan jenis borneoensis yang tersebar di Kalimantan.

Sementara itu, ukuran Kucing Blacan ini tidak terlalu besar, hampir sama dengan kucing rumahan yang biasa dipelihara pada umumnya. Sebab ukurannya tak terlalu besar, maka jenis ini dikenal sangat lihai memanjat dan jago berenang.

Selain itu, Kucing Blacan termasuk hewan nokturnal yang cenderung mencari mangsanya pada malam hari. Hewan buruannya adalah burung, serangga, tikus, kelinci dan hewan amfibi lainnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement