Sejumlah warganet juga berkomentar dengan menandai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno di akun TikTok resminya.
Menanggapi hal itu Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Kehumasan Balai Besar TNBTS Sarif Hidayat pun buka suara.
Menurutnya, video tersebut direkam oleh seorang wisatawan yang dimintai uang oleh seorang penyedia jasa wisata kuda yang ada di Gunung Bromo.
"Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) telah berusaha untuk melakukan penelusuran fakta lapangan dari kejadian tersebut, mengingat video yang diunggah pada kedua akun tersebut bukan berupa video yang utuh sehingga membutuhkan klarifikasi dari kedua belah pihak," ucap Sarif Hidayat, saat dikonfirmasi MNC Portal, Selasa lalu.
Sarif menduga ada kesalahpahaman antara penyedia jasa wisata kuda dengan pengunjung yang hak itu bukan gambaran umum dari perilaku penyedia jasa wisata kuda pada umumnya.
"Kami memastikan itu tidak ada kaitannya dengan PNBP, tarif masuk, kegiatan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru," tegasnya.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.