BACA JUGA : Kemenkes Bersiap Hadapi Kenaikan Kasus Covid-19 Akibat Varian BA.4 dan BA.5
Gejalanya dapat melemahkan dan berlanjut selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Hasil studi dari King's diyakini sebagai penelitian akademis pertama, menunjukkan bahwa Omicron tidak menimbulkan risiko long Covid-19.
"Ini kabar baik, tapi tolong jangan hentikan layanan Covid Anda yang lama," kata pemimpin peneliti Dr Claire Steves dilansir CNA, Minggu (19/6/2022).
BACA JUGA : Wagub DKI Akui Subvarian Baru Omicron Tingkatkan Kasus Positif di DKI Jakarta
Sejauh ini, para ilmuwan belum mencapai kesimpulan pasti tentang siapa yang lebih rentan terhadap long covid. Melansir Times of India, ada satu penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Cell Press menemukan bahwa empat faktor dapat meningkatkan risiko seseorang terkena Covid panjang. Ini termasuk: