Dari yang data satelit yang digunakan untuk mengukur, level tingkat PM2,5 adalah tingkat partikel mengambang berbahaya yang merusak paru-paru.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut, jika level PM2,5 bisa berkurang menjadi lima mikrogram per meter kubik seperti yang direkomendasikan. Angka harapan hidup manusia rata-rata akan meningkat rata-rata sampai 2,2 tahun.
Sayangnya, dari survei data polusi yang diterbitkan awal tahun ini menyebutkan pada tahun 2021 tidak ada satu negara pun di dunia ini yang bisa sukses memenuhi standar 5 mikrogram WHO tersebut.
Studi di atas juga meng-highlight betapa masalah polusi udara ini adalah masalah kesehatan masyarakat yang masih kurang dipedulikan. Salah satu contohnya, melihat kalau dana untuk mengatasi masalah ini masih belum memadai.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.