SEBANYAK 8 pasien dari Jakarta Selatan sempat diduga terkena penyakit dari tikus. Namun belakangan diduga para pasien terkena DBD.
Nah, berdasar informasi terbaru, tikus yang ditangkap dari Jaksel kena Leptospirosis, penyakit apa itu?

Leptospirosis merupakan infeksi bakteri leptospira yang dibawa oleh hewan tertentu, contohnya tikus. Dikeluarkan melalui air urin, sehingga bisa mengkontaminasi air dan tanah di lingkungan sekitar penduduk.
Dr. dr. Nastiti. Sp. A (K) menjelaskan, leptospirosis jika menimpa pada anak sangat berbahaya. Saking bahayanya, bahkan leptospirosis ini bisa menyebabkan kematian.
BACA JUGA:Ini Gejala Penyakit Misterius di Jakarta yang Diduga Tersebar dari Tikus
Mengingat risiko kematian yang mengintai di penyakit leptospirosis pada anak. Maka sudah sepatutnya para orangtua tidak abai tentang gejala yang dialami oleh anak.
Apalagi, gejala leptospirosis ini baru terlihat beberapa hari kemudian. Bahkan di beberapa kasus, bisa juga baru terlihat satu bulan kemudian. Alias tidak selalu serta-merta bisa terlihat langsung sesaat setelah terkena kontak dengan tikus atau kena air banjir.
Sederet gejala yang harus diwaspadai penyakit leptospirosis antara lain, demam tinggi, sesak napas, sakit kepala, nyeri otot, muntah, sakit perut, diare, juga ruam-ruam.
Selain membawa pasien yang kena penyakit ini segera ke rumah sakit, masyarakat juga wajib menjaga kebersihan dan higienitas rumahnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.