1. Mulai dari perdarahan
2. Radang selaput otak
3. Kejang-kejang
4. Edema paru.
Informasi terkait jumlah kasus, dia menyebutkan, beradasarkan data jumlah sampai Maret 2021, total ada 63 kasus virus Hendra pada kuda di Australia yang mengakibatkan 105 kematian kuda dan 4 kematian di antara 7 kasus manusia yang terkonfirmasi.
Kemudian, berdasarkan data yang ada, 7 dari 10 manusia terinfeksi Hendra meninggal.
"Namun, infeksi Hendra pada manusia amat jarang terjadi. Enggak usah panik," ucap Zubairi.
Sehubungan dengan adanya jumlah kasus menginfeksi manusia, ada langkah pencegahan yang bisa dilakukan.
Misalnya, menjaga kebersihan peternakan, hingga adanya vaksinasi virus hendra kepada kuda. Tetapi, vaksin untuk manusia belum tersedia saat ini.
"Di antaranya memberi vaksin virus Hendra pada kuda yang sudah ada sejak 2012. Sementara vaksin untuk manusia belum tersedia. Yang krusial, ya selalu jaga kebersihan peternakan dan biasakan hidup higienis, termasuk cuci tangan," tegasnya.
(Ahmad Muhajir)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.