Dalam penjelasannya, ia menerangkan bahwa sebanyak 50 persen lebih di Indonesia mengonsumsi obat penurun hipertensi yaitu usia anak muda. Mereka yang hidup di daerah perkotaan.
“Survey May Measurement Month yang dilakukan oleh Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia pada tahun 2017 yang mengikut sertakan partisipan di daerah perkotaan berusia muda (umur rerata 43 tahun) menunjukkan hanya 52,5% penyandang hipertensi yang minum obat penurun tekanan darah,” jelasnya.
BACA JUGA: Waspadalah, Risiko Hipertensi Meningkat Seiring Bertambah Usia
Sekadar informasi, informasi di atas disampaikan dalam webinar memperingati hari hipertensi sedunia. World Hypertension Day (WHD) 2022 kembali diperingati di dunia pada Selasa (17/5). Kembali mengusung tema “Measure your blood pressure, control it, live longer” yang menekankan pentingnya mengukur dan mengendalikan tekanan darah untuk mencapai hidup yang berkualitas.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.