Kendati demikian, Bener Meriah juga memiliki banyak destinasi wisata unggulan, baik dikelola pemerintah daerah maupun masyarakat.
“Jadi saat lebaran kemarin kunjungan wisatawan ke Bener Meriah secara umum penuh, walaupun tidak sesignifikn Aceh Tengah, yang mencapai 30.000 orang,” katanya.
Irmansyah mengatakan animo masyarakat berwisata memang meningkat saat libur Lebaran tahun ini, mengingat sudah dua tahun destinasi wisata banyak tutup akibat pandemi COVID-19.
Oleh karena itu, peningkatan wisatawan dari berbagai daerah dalam maupun luar Aceh ke Bener Meriah itu menjadi awal kebangkitan ekonomi masyarakat dari daerah sektor pariwisata.
“Dampak langsung dirasakan masyarakat kita pelaku wisata, warung, cafe, penginapan baik homestay, hotel di Bener Meriah semua penuh. Maka secara pendapatan masyarakat pasti bertambah,” katanya.
(Salman Mardira)