Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Festival Alkohol Paling Populer di Dunia, Siapa Pun Boleh Mabuk

Melati Septyana Pratiwi , Jurnalis-Rabu, 11 Mei 2022 |06:00 WIB
7 Festival Alkohol Paling Populer di Dunia, Siapa Pun Boleh Mabuk
Great American Beer Festival (greatamericanbeerfestival.com)
A
A
A

PADA 2020 lalu ada wacana Pemerintah Provinsi Bali akan menggelar festival minuman fermentasi khas Pulau Dewata seperti tuak, arak, maupun brem. Tujuan dari festival ini tak lain untuk memperkenalkan minuman tersebut pada para wisatawan.

Sebenarnya, ide festival semacam bukanlah kali pertama tercetus. Ada beberapa negara di berbagai belahan dunia yang juga memiliki festival alkohol.

 BACA JUGA: 11 Cafe Murah di Surabaya, Cocok Buat Nongkrong Hemat

Kira-kira negara mana saja kah yang dimaksud?

1. London Cocktail Week

Bagi para pecinta koktail, London Cocktail Week sepertinya menjadi surga dunia. Pasalnya, para pengunjung disuguhkan racikan koktail buatan masternya.

 Ilustrasi

Ilustrasi (Freepik)

Ada sekitar 200 bar, desa koktail, kelas untuk master, tur, dan ratusan koktail selama pergelaran London Cocktail Week tahun 2019 lalu.

2. Wine Fight

Sesuai dengan namanya, 'Wine Fight' mengajak para anak muda untuk perang Wine. Mereka diperkenankan menyemprot pengunjung lain dengan anggur.

 BACA JUGA: 5 Cafe Murah di Jakarta Selatan, Enggak Bikin Kantong Jebol

3. Kentucky Bourbon Festival

Festival yang belokasi di Bardstown ini diadakan setiap musim gugur tiba. Di sana, pengunjung bebas mencicipi Bourbon alias wiski khas Amerika.

 

Tercatat, lebih dari 53.000 mengunjungi festival tersebut dam menikmati Bourbon bersama setiap tahun.

4. Northwest Tequila & Agave Spirits Fest

Lebih dari 170 botol Tequila tersedia bagi mereka yang hadir di Northwest Tequila & Agave Spirits Fest. Tak hanya itu, ada pula komeptisi dan seminar koktal serta diajak melihat tequila terbaik di Seatlle.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement