Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Peneliti Sebut, Penyintas Covid Beresiko Alami Efek Samping Mematikan Mendadak

Pradita Ananda , Jurnalis-Senin, 18 April 2022 |20:13 WIB
Peneliti Sebut, Penyintas Covid Beresiko Alami Efek Samping Mematikan Mendadak
Ilustrasi Covid-19. (Foto: Freepik)
A
A
A

“Risiko ini terbukti bahkan di antara orang yang tidak dirawat di rumah sakit selama fase infeksi akut,” bunyi keterangan dalam makalah penelitian tersebut.

Risiko mengalami efek samping yang mematikan ini seperti disebutkan Ziyad Al-Aly, penulis studi sekaligus kepala penelitian di VA St. Louis Health Care System ditemukan pada berbagai tipe individu. Mulai dari yang merokok, bukan perokok, hingga orang dengan penyakit penyerta.

“Infeksi Covid-19 adalah dalang dari peluang yang sama ini. Kami menemukan peningkatan risiko masalah kardiovaskular pada orang tua dan orang muda, pada orang diabetes dan tanpa diabetes, orang obesitas dan orang tanpa obesitas, hingga perokok dan yang tidak pernah merokok,” ujar Ziyad.

Orang dengan Covid memiliki risiko gagal jantung 72 persen setelah 12 bulan dan serangan jantung 62 persen lebih tinggi dibanding orang yang tak terinfeksi Covid. Tidak hanya itu, dikatakan pula kondisi yang disebut trombosis vena dalam (DVT) atau gumpalan darah di vena besar terlihat dua kali lebih tinggi pada orang-orang yang positif Covid.

(Martin Bagya Kertiyasa)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement