DOKTER Umum RS Sari Asih Karawaci Tangerang, dr Fadli Ambara mengatakan, penderita penyakit pencernaan seperti maag dan asam lambung (GERD) tetap bisa melaksanakan ibadah puasa. Namun mereka harus menghindari mengkonsumsi makanan pedas dan berlemak tinggi.
"Konsumsi makanan tinggi lemak saat sahur dapat membebani lambung. Nantinya saat pagi harinya perut mulai terasa tidak nyaman," kata dr Fadli Ambara.

Dijelaskannya penyakit pencernaan memang menjadi momok menakutkan bagi sejumlah orang yang memiliki riwayat tertentu dalam menjalankan ibadah puasa. "Ibadah puasa Ramadhan tetap dapat dijalani oleh para penderita penyakit asam lambung dengan beberapa catatan," ujarnya.
Catatan lainnya yang harus diperhatikan adalah terkait konsumsi obat. Biasanya akan timbul rasa tidak nyaman pada penderita GERD/penyakit asam lambung pada saat berpuasa. Kalau merasa tidak nyaman, sehari sebelum puasa dan sebelum sahur bisa minum obat terlebih dahulu.