Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pesona Cagar Alam Batang Palupuh, Surga Flora langka di Ranah Minang

Antara , Jurnalis-Sabtu, 16 April 2022 |10:00 WIB
Pesona Cagar Alam Batang Palupuh, Surga Flora langka di Ranah Minang
Bunga Rafflesia di Cagar Alam Batang Palupuh, Agam, Sumatera Barat (Antara)
A
A
A

MEMILIKI luas area 3,4 hektare, Cagar Alam Batang Palupuh yang berlokasi di Jorong Batang Palupuh, Nagari Koto Rantang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, merupakan rumah besar bagi beragam flora dan fauna langka di Ranah Minang.

Berada sebelah utara dari Kota Padang dengan jarak tempuh sekitar 104 kilometer dari kota Padang, Cagar Alam Batang Palupuh di Kecamatan Palupuh itu merupakan kawasan konservasi flora langka, khususnya rafflesia arnoldi, yang pertama kali ditemukan pada 1930.

Sejak ditemukan bunga langka di lokasi tersebut kawasan itu kemudian ditetapkan sebagai Cagar Alam Batang Palupuh oleh Pemerintah Belanda lewat Gubernur Besluit No 3 STBL No 402 pada 14 November 1930.

 BACA JUGA: 17 Wisata Alam Banten, Ada Pantai Florida

Untuk menuju ke lokasi di Nagari Koto Rantang cukup berjalan kaki 15 menit dari lokasi parkir kendaraan dengan medan yang landai.

Selama ini kawasan itu kerap dikunjungi wisatawan Nusantara dan mancanegara. Bahkan juga menjadi lokasi penelitian dari sejumlah mahasiswa dari sejumlah negara dan Indonesia.

 Ilustrasi

Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumbar juga telah membangun pos jaga dan tempat duduk bagi pengunjung menjelang masuk kawasan Cagar Alam Batang Palupuh.

Pos jaga itu, dulunya dihuni oleh petugas untuk mendampingi para pengunjung yang datang ke lokasi bunga rafflesia dan saat ini kondisinya sudah kosong.

Kepala Resor Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Maninjau Ade Putra menyampaikan pihaknya bakal mengaktifkan kembali pos jaga tersebut dan petugas bakal tidur di lokasi apabila melakukan patroli ke kawasan Cagar Alam Batang Palupuh.

Di cagar alam ini, banyak ditemukan individu bunga rafflesia, bunga rhizanthes dan bunga bangkai yang hampir setiap tahun mekar sempurna.

Bunga langka dan dilindungi itu tumbuh secara berdekatan satu sama yang lain dengan kondisi hutan yang rindang.

 BACA JUGA: Rekomendasi Wisata Alam Bernuansa Sejuk di Jakarta, Pas Buat Sembuhkan Luka Batin

Pada tahun ini sebanyak 43 individu bunga rhizanthes lowii ditemukan di kawasan Cagar Alam Batang Palupuh, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Ringga Agus.

Menurut Ringga ia menemukan 43 bunga rhizanthes lowii itu dengan kondisi mekar lima batang dan berupa knop 38 batang.

Penelitian itu dilakukan beberapa hari dengan cara menghitung dengan mengamati akar atau inang.

Metode yang digunakan dengan membuat 12 plot atau petak pengamatan di kawasan Cagar Alam Batang Palupuh.

 

Rhizhanthes adalah jenis tumbuhan berbunga dan termasuk parasit sejati yang dapat tumbuh tanpa daun, batang, akar dan klorofil sehingga ia tidak mampu melakukan fotosintesis.

"Keunikan tumbuhan ini adalah endotermik dan rhizanthes tidak hanya menghasilkan panas sendiri tetapi memiliki kemampuan dalam mengatur suhunya sendiri," kata Kepala Resor Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Maninjau Ade Putra.

Ia menambahkan rhizhanthes berasal dari mycelium yang membelah diri setelah mencapai ukuran tertentu tumbuhan ini kemudian menembus jaringan permukaan epidermis Tetrastigma lanceofolia.

 BACA JUGA: 7 Destinasi Wisata Alam di Sukabumi Cocok Buat Liburan Tahun Baru 2022

Rhizanthes termasuk suku Rafflesiaceae yang anggotanya merupakan tumbuhan parasit sejati yang sangat bergantung kepada inangnya.

Beberapa di antaranya adalah Rafflesia, Mitrasremma, Rhizhanthes dan Sapria. Rhizanhes merupakan jenis paling kecil dengan garis tengah kurang lebih 15 centimeter dengan dimensi ukuran jika dihitung secara keseluruhan termasuk lobus dapat mencapai sekitar 30 centimeter.

Seperti Rafflesia, mula-mula hanya sebesar kutil lalu membesar mencapai ukuran bulat sebesar tomat dan bergaris tengah berwarna coklat .

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement