Jumlah anak tangga di Bromo ini diperkirakan mencapai lebih dari 200 anak tangga. Memang cukup melelahkan saat mendaki anak tangga ini. Namun, jika kaki terasa pegal saat meniti anak tangga, Anda bisa beristirahat sejenak karena lokasi tangga ini bisa menjadi sudut menarik untuk berfoto.
3. Upacara Kasodo

Upacara Yadnya Kasada yang diadakan setiap tahun menjadi atraksi menarik (Foto: Shutterstock)
Terdapat upacara Yadnya Kasada atau Kasodo yang diadakan tiap tahun di Bromo. Upacara tradisional Suku Tengger ini merupakan upacara persembahan kepada Yang Maha Kuasa atas berkah hasil bumi yang menghidupi masyarakat sekitar. Jadi, dalam upacara Kasodo ini, masyarakat Suku Tengger akan membawa hasil bumi ke puncak Bromo dan melemparkannya ke dalam area kawah.
Upacara Kasodo yang diadakan sekitar tanggal 14 atau 15 bulan Kasodo pada penanggalan Jawa kuno ini biasanya juga menyedot banyak perhatian para wisatawan. Upacara ini juga merupakan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun setelah Kerajaan Majapahit.
4. Pura di kaki gunung

Fenomena Milky Way di langit Bromo dengan latar Pura Luhur Poten (Foto : Wonderfulimage.id/Azhari Setiawan)
Terdapat sebuah pura di sekitar Gunung Bromo. Ya, tidak hanya di Bali saja, pura pun dibangun di sekitar Bromo. Tepatnya di kaki gunung Bromo, Anda akan menemukan pura bernama Pura Luhur Poten. Pura ini kerap menjadi lokasi peribadatan masyarakat Hindu Suku Tengger.
Kerap kali disebut, Suku Tengger ini adalah masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar kawasan Bromo. Masyarakat Suku Tengger disebut-sebut masih sebagai keturunan Kerajaan Majapahit.