Dia mengatakan, di tahap awal memang tidak ada gejala khusus saat kadar kolesterol di tubuh meningkat. Namun jika kadar kolesterol sudah lebih dari 200 mg/dL, biasanya muncul berbagai gejala tidak nyaman seperti sering sakit kepala, tengkuk hingga bahu terasa pegal dan kaku, nyeri pada persendian.
Lalu munculnya benjolan pada tendon persendian (Xanthoma), dan gumpalan-gumpalan seperti jerawat di bawah kelopak mata (Xanthelasma).
“Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kadar kolesterol, mulai dari mengadopsi pola makan gizi seimbang yang terdiri dari karbohidrat kompleks, protein, lemak baik, dan tinggi serat. Kemudian, kita disarankan juga mengurangi konsumsi makanan-makanan dengan kandungan lemak jenuh yang berpotensi meningkatkan kadar kolesterol,” kata dr Sheena.
BACA JUGA:7 Jenis Gorengan yang Banyak Diburu, Rasanya Bikin Nagih
Di samping menjaga pola makan ketika berbuka dan sahur, penting juga meningkatkan aktivitas fisik serta tetap berolahraga selama 15-30 menit, sebanyak 3-5 kali seminggu secara rutin. “Plus, hindari merokok dan pengelolaan stress juga harus diperhatikan,” pungkasnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.