Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BPA Berpotensi Timbulkan Gangguan Kesuburan

Tim Okezone , Jurnalis-Selasa, 29 Maret 2022 |14:02 WIB
BPA Berpotensi Timbulkan Gangguan Kesuburan
Sedih mengalami gangguan kesuburan (Foto: Times of india)
A
A
A

KETUA Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait meminta pemerintah untuk menyelamatkan anak-anak Indonesia dari bahaya BPA. Apalagi BPA berpotensi menimbulkan kanker dan kemandulan pada galon berbahan polikarbonat.

"Negara harus melindungi warga. Rancangan peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan tentang pelabelan risiko BPA perlu segera disahkan," ujarnya.

Bagi Arist, penegasan BPOM tersebut seharusnya mendorong semua kalangan untuk bersama-sama memikirkan potensi bahaya BPA pada kesehatan masyarakat luas pada jangka panjang.

 gangguan kesuburan

Studi dari University of California menjelaskan, pria dengan kadar BPA tinggi di urinenya memproduksi sperma dengan kualitas rendah, lebih sulit untuk reproduksi.

Sedangkan wanita yang akan menjalani bayi tabung dan mengandung kadar BPA tinggi, memproduksi sel telur yang lebih sedikit.

Dalam draft peraturan BPOM, yang dipublikasikan ke khalayak luas sejak November 2021, produsen galon yang menggunakan kemasan plastik keras polikarbonat wajib mulai mencantumkan label berpotensi mengandung BPA kurun tiga tahun tiga tahun sejak peraturan disahkan. Sementara itu, produsen yang menggunakan kemasan selain plastik polikarbonat diizinkan memasang label bebas BPA.

Kepala BPOM, Penny K. Lukito menjelaskan, rencana pelabelan risiko BPA sama sekali tidak bertujuan merugikan pelaku usaha. Namun untuk memberikan perlindungan kesehatan ke masyarakat.

"Aspek keamanan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) terkait dengan potensi resiko kesehatan konsumen harus menjadi prioritas kami," kata Penny.

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi, melihat pelabelan risiko BPA sebagai wujud tanggung jawab pemerintah dalam memastikan terpenuhinya hak masyarakat atas produk yang aman untuk dikonsumsi.

 BACA JUGA:Kebijakan Pelabelan BPA untuk Lindungi Kesehatan Masyarakat

Ketua Advokasi FMCG Insights meminta BPOM menerbitkan hasil riset teranyarnya. "Kami menganggap informasi itu krusial, sebagian bagian dari perlindungan kesehatan masyarakat."

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement