Satu jam saja. Ya, dengan mematikan listrik selama satu jam saja kita bisa turut berpartisipasi dalam kepedulian terhadap kondisi bumi melalui Earth Hour.
Artian harafiah dari Earth Hour adalah Jam Bumi. Namun, Earth Hour juga berarti momentum untuk menunjukkan dukungan pada kondisi alam di Bumi. Biasanya, Earth Hour diperingati pada Sabtu terakhir pada bulan Maret setiap tahunnya. Jadi, pada 2022 ini, Earth Hour jatuh pada Sabtu, 26 Maret 2022.
Melawan perubahan iklim
Selama ini, barangkali banyak yang kurang menyadari bahwa sejumlah aktivitas manusia bisa memperburuk kondisi Bumi. Sebagai contoh, pembangunan infrastruktur yang tidak mengindahkan kaidah lingkungan, pemakaian bahan bakar fosil berlebihan yang memicu polusi, dan aksi manusia yang mencemari lingkungan.
Isu pemanasan global dan perubahan iklim pun mencuat, apalagi melihat kawasan Kutub Utara mulai mencair. Ditambah lagi dengan suhu rata-rata bumi yang semakin meningkat, terutama dalam dua dekade belakangan ini.
Earth Hour yang diinisiasi oleh World Wild Fund (WWF) pada 2007 lalu pun jadi salah satu alternatif solusi dalam bentuk aksi untuk melawan perubahan iklim. Memadamkan semua listrik dan peralatan elektronik selama satu jam dalam Earth Hour yang bermula dari Sydney (Australia) ini pun menyebar ke berbagai belahan dunia.

(Foto : Indonesia.travel/Iman Firmansyah)
Kita pun bisa turut berpartisipasi dalam Earth Hour ini. Sederhana, hanya perlu mematikan listrik dan menonaktifkan peralatan elektronik selama satu jam saja pada Sabtu ini.
Apa manfaat dari Earth Hour? Kita bisa ikut mendukung langkah penghematan energi listrik yang berdampak pada penggunaan energi fosil (yang menjadi bahan bakar pembangkit listrik), mengurangi emisi gas rumah kaca, dan menjaga lingkungan dan bumi.