Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Misteri Toko Merah Kota Tua Jakarta, Dibangun sejak Abad Ke-18

Rina Anggraeni , Jurnalis-Minggu, 06 Maret 2022 |03:01 WIB
Kisah Misteri Toko Merah Kota Tua Jakarta, Dibangun sejak Abad Ke-18
Toko Merah (Instagram @toadjie)
A
A
A

Pada 1851, bangunan ini dibeli oleh Oey Liauw Kong, seorang kapten Cina di Batavia, untuk digunakan sebagai tempat tinggal dan toko. Bangunan tersebut kemudian dicat warna merah, dan karena itulah akhirnya bangunan ini dikenal sebagai Toko Merah.

Pada periode 1920-1940, bangunan ini dijadikan kantor untuk Bank voor Indie. Setelah kemerdekaan Indonesia, bangunan ini berubah fungsi lagi menjadi kantor berbagai BUMN.

Saat ini, Toko Merah digunakan sebagai gedung pertemuan dan galeri komersial. Serta dijadikan tempat wisata populer di Kota Tua.

Lantas apa saja misteri toko merah Kota Tua yang dipercayai oleh masyarakat yakni mengenai legenda yang turun temurun selalu diceritakan.

Menurut cerita rakyat, terjadi pembunuhan kaum etnis Tionghoa dan mayatnya dibuang di Kali Besar.

Selain itu, dari bangunan merah tersebut bisa melihat Kali Besar yang penuh darah. Apalagi, bangunan ini konon dijadikan tempat penyiksaan para gadis yang tidak wajar.

Bahkan, banyak yang mendengar suara langkah prajurit, Nona Belanda mengenakan gaun, suara jeritan perempuan yang terus meminta tolong, serta banyak burung bertebangan di alamnya.

(Kurniawati Hasjanah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement