Pada kelompok lima hingga 11 tahun, efektivitasnya berkurang dari 68% menjadi 12%. "Perbedaan antara kedua kelompok usia sangat mencolok." kata ahli imunologi Florian Krammer di Sekolah Kedokteran Icahn Mount Sinai dilansir The Guardian, Kamis (3/3/2022)
BACA JUGA : Polemik Anak Kanker Diberikan Vaksin Covid-19, Sebenarnya Bolehkah?
Florian Krammer mencatat anak berusia 12 tahun diberikan 30 mg vaksin, dosis yang sama diberikan kepada orang dewasa. Sedangkan, anak usia 11 tahun hanya diberi 10 mg.
"Ini menarik karena menunjukkan bahwa dosislah yang membuat perbedaan. Pertanyannya, bagaimana cara memperbaikinya'm," sambungnya.
Melihat studi tersebut, Wakil direktur ilmu pengetahuan negara bagian New York, Eli Rosenberg, kecewa dengan adanya penurunan efektivitas vaksin Covid-19. Menurut Rosenberg bahwa penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menentukan dosis terbaik bagi anak-anak. (hel)
(Hantoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.