Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

2 Tahun Indonesia Dilanda Pandemi, Benarkah Omicron Jadi Varian Terakhir Covid-19?

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Rabu, 02 Maret 2022 |10:00 WIB
2 Tahun Indonesia Dilanda Pandemi, Benarkah Omicron Jadi Varian Terakhir Covid-19?
2 Tahun Pandemi Covid-19 di Indonesia (Foto Ilustrasi: Cfc)
A
A
A

VARIAN Omicron digadang-gadang jadi garis finish pandemi Covid-19. Artinya, setelah gelombang Omicron berakhir kondisi dunia akan membaik.

Terlebih, beberapa negara mengklaim pengobatan dan penanganan pandemi Covid-19 sudah sangat baik. Dilihat dari semakin berkembangnya obat-obatan untuk pasien Covid-19, termasuk juga alat medis yang canggih untuk menangani infeksi Covid-19 tersebut.

Tapi, apakah Omicron memang akan menjadi varian Covid-19 terakhir? Benarkah pandemi akan usai setelah gelombang Omicron selesai?

Omicron

Ahli Epidemiologi Griffith University Australia Dicky Budiman menegaskan bahwa Omicron bukanlah varian terakhir Covid-19. Gelombang ketiga juga bukan gelombang terakhir pandemi Covid-19.

Tapi, ada kabar baik yang disampaikan Dicky yaitu kondisi berikutnya akan lebih ringan atau dampak yang ditimbulkan akan lebih minim. "Ini karena cakupan vaksinasi yang jauh sudah meningkat," kata Dicky Budiman pada MNC Portal, Rabu (2/3/2022).

BACA JUGA : 2 Tahun Pandemi di Indonesia: Epidemiolog Prediksi Kasus Pertama Covid-19 di 2020 Tidak Real Time!

Landscape imunitas yang terbentuk di Indonesia sudah cukup baik, artinya cakupan vaksinasi cukup merata di seluruh wilayah. Kondisi ini, kata Dicky, yang membuat potensi perburukan dari varian baru maupun gelombang berikutnya menjadi semakin kecil.

"Tapi, perlu dicatat oleh semuanya bahwa varian atau gelombang setelah Omicron ini tidak boleh dianggap hal yang tidak serius," singgung Dicky.

BACA JUGA : 252 Varian Omicron Siluman Terdeteksi di Indonesia, Lebih Cepat Menular!

Sebab, varian baru dan gelombang berikutnya akan menyasar daerah-daerah yang rawan karena cakupan vaksinasi dan deteksi kasusnya buruk. "Situasi tersebut yang akan berdampak pada angka kesakitan dan kematian masih ada," ungkap Dicky.

"Ingat, Indonesia itu negara yang luas dengan penduduk yang sangat banyak. Banyak pulau atau kabupaten/kota yang penanganan pandeminya masih belum maksimal dan ini wilayah tersebut yang akan terdampak di fase setelah Omicron ini," papar Dicky.

Di sisi lain, Juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan bahwa sampai saat ini belum bisa dipastikan apakah Omicron adalah varian terakhir Covid-19. Ia pun mengingatkan bahwa yang namanya mutasi adalah sifat alamiah virus.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement