Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Diduga Belum Bayar Tagihan Bahan Bakar, Kapal Pesiar Mewah Hentikan Pelayarannya

Salwa Izzati Khairana , Jurnalis-Sabtu, 19 Februari 2022 |19:02 WIB
Diduga Belum Bayar Tagihan Bahan Bakar, Kapal Pesiar Mewah Hentikan Pelayarannya
Ilustrasi kapal pesiar (dok. Freepik)
A
A
A

PERUSAHAAN Crystal Cruises dilaporkan menutup pelayarannya di Amerika Serikat (AS) beberapa minggu setelah surat perintah penangkapan dikeluarkan untuk kapal pesiar Crystal Symphony karena diduga tagihan bahan bakar yang belum dibayar.

Komisi Maritim Federal mengatakan, pihaknya mengetahui laporan media bahwa jalur pelayaran telah berhenti beroperasi dan menerima pertanyaan tentang cara mendapatkan pengembalian uang pemesanan.

"Kami akan terus menerima reservasi baru untuk perjalanan melalui situs web kami tanpa uang muka hingga 1 Maret 2022," demikian pengumuman dalam situs jalur pelayaran mewah.

Crystal Cruises telah menangguhkan pelayaran hingga akhir April dan Mei 2022 setelah perusahaan induknya, Genting Hong Kong, menyatakan kebangkrutannya pada awal Januari lalu.

Peninsula Petroleum Far East yang berbasis di Singapura telah menggugat Crystal Cruises dan Star Cruises, yang juga dimiliki oleh Genting Hong Kong, atas tagihan yang belum dibayar lebih dari USD4,6 juta, sementara tagihan lebih dari USD1,2 juta dari kapal Crystal Symphony saja.

infografis

BACA JUGA:Sandiaga Uno Targetkan 280 Juta Wisatawan pada 2022, Begini Strateginya

Dalam sebuah pernyataan, Crystal Cruises mengatakan, waktu penangguhan akan memberikan waktu manajemen untuk mengevaluasi keadaan bisnis saat ini dan memeriksa berbagai pilihan bergerak maju.

Perusahaan manajemen kapal yang berbasis di London V.Ships Leisure mengonfirmasi bahwa mereka kini mengelola tiga kapal Crystal Cruises, yaitu Crystal Symphony, Crystal Serenity, dan kapal ekspedisi Crystal Endeavour.

Penumpang terakhir Crystal Cruises mengakhiri perjalanan Antartika mereka di Endeavour seperti yang dijadwalkan pada 4 Februari 2022. Pelayaran terakhir Symphony dan Serenity berakhir pada Januari, jadi tidak ada penumpang di kapal mana pun.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement