Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Tempe dan Tahu Naik, Ini 5 Makanan Kaya Protein Nabati Alternatif Pengganti Kedelai

Intan Afika Nuur Aziizah , Jurnalis-Jum'at, 18 Februari 2022 |07:00 WIB
Harga Tempe dan Tahu Naik, Ini 5 Makanan Kaya Protein Nabati Alternatif Pengganti Kedelai
Makanan kaya protein nabati alternatif pengganti tempe (Foto: Eat This)
A
A
A

MULAI minggu depan, harga tempe dan tahu akan naik di pasar. Hal ini karena harga kedelai sudah tembus mencapai Rp11.000 per kilogram. Harga tersebut bisa lebih tinggi di daerah-daerah luar Jawa.

Untuk ukuran 300 gram yang mungkin sebelumnya dihargai Rp 5.000, minggu depan bisa naik menjadi Rp 6.000. Demikian yang disampaikan Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu (Gakoptindo) Aip Syarifuddin.

"Harga kedelai sekarang Rp11.000 itu untuk di Jakarta saja ya. Kalau di daerah-daerah lain bisa saja lebih dari itu," kata Aip saat dihubungi MNC Portal Indonesia belum lama ini.

Melihat kenaikan harga kedelai yang cukup drastis, masyarakat pun mulai mencari alternatif protein nabati lainnya selain tahu dan tempe, terutama para vegan yang selalu mengandalkan makanan dari nabati. Apa saja? Berikut MNC Portal Indonesia rangkum lima makanan sumber protein nabati, dikutip dari Healthline, Kamis (17/2/2022).

1. Alpukat

Alpukat

Alpukat memang sudah populer di dunia kesehatan dan kebugaran karena sangat bergizi dan kaya akan sejumlah nutrisi penting. Satu buah alpukat berukuran sedang memiliki total protein sebanyak 4,02 gram. Selain itu, setengah dari alpukat juga menyediakan 30% kebutuhan harian Anda untuk B6, nutrisi yang membantu menekan peradangan dan melindungi dari kerusakan oksidatif.

Asupan B6 yang tak terpenuhi dapat berdampak negatif pada fungsi kekebalan tubuh dan meningkatkan kerentanan terhadap penyakit. Anda dapat mengolah alpukat ini menjadi jus, campuran salad buah, ataupun dimakan secara langsung setiap hari.

BACA JUGA : Pengrajin Tahu Tempe Gelisah Harga Kedelai Tak Stabil sampai Lima Kali Naik

2. Kacang hijau

Makanan sumber protein nabati berikutnya adalah kacang hijau. Kacang hijau menjadi bagian dari keluarga kacang-kacangan yang memiliki banyak protein per porsi, yakni 14,18 gram per cangkir. Selain protein, kacang hijau juga menjadi sumber zat besi dan serat yang baik. Kacang hijau ini bisa Anda makan berupa salad, sup, dan juga tumis.

BACA JUGA : Perajin Tahu Tempe Teriak Minta Pemerintah Genjot Produksi Kedelai Lokal

3. Biji chia

Makanan sumber protein nabati adalah biji chia. Dengan 5 gram protein dan 10 gram serat per ons (28 gram), biji chia layak mendapat tempat di daftar protein nabati teratas. Biji kecil ini mengandung zat besi, kalsium, selenium, dan magnesium tingkat tinggi, serta asam lemak omega-3, antioksidan, dan senyawa tanaman bermanfaat lainnya. Selain itu, biji chia juga sangat serbaguna, Anda dapat membuatnya menjadi topping dalam berbagai resep, mulai dari smoothie hingga makanan panggang hingga puding chia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement