Namun ada juga tanda-tanda lain yang membedakan antara Omicron dan masuk angin. Masuk angin disebabkan oleh rhinovirus, sedangkan Omicron disebabkan oleh SARS-CoV-2, virus corona.
Sementara menurut Pengawas medis dan ahli penyakit menular di King George's Medical College, Prof D Himanshu mengatakan bahwa gelombang ketiga atas varian omicron ini. Pasien memiliki gejala yang lebih ringan, seperti menggigil, pilek dan demam, sakit kepala hingga badan pegal.
“Varian Delta yang memicu gelombang kedua berdampak pada sistem pernapasan dan paru-paru yang rusak tetapi pada gelombang saat ini, infeksi tetap terbatas pada tenggorokan atau saluran pernapasan bagian atas. Akibatnya, kebanyakan pasien datang dengan gejala seperti menggigil, pilek dan demam disertai sakit kepala atau badan pegal,” jelasnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.