BACA JUGA : WHO Peringatkan Jangan Anggap Enteng Omicron, Kenapa?
Karena hal tersebut, Tedros meminta kepada dunia untuk terus berupaya menghentikan penularan virus. "Kami tidak meminta untuk melakukan lockdown, tetapi setiap negara harus melindungi rakyatnya dengan protokol kesehatan dan 3T yang masif, bukan hanya vaksin," tegasnya.
BACA JUGA : Bahayakah Varian Baru NeoCov? Begini Kata WHO
Ya, testing harus dilakukan dengan masif terlebih Omicron BA.2 semakin banyak dilaporkan. "Virus ini akan terus berkembang, itulah sebabnya kami meminta negara-negara untuk melanjutkan pengujian, pengawasan, dan pengurutan virus," katanya.
Tedros mengatakan, sejak Omicron pertama kali teridentifikasi di Afrika Selatan 10 minggu lalu, hampir 90 juta kasus telah dilaporkan ke WHO. Data tersebut bahkan lebih banyak dari pada jumlah kasus di 2020.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.