Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Deretan Gangguan Mental yang Umum Terjadi, Nomor 2 Didominasi Wanita

Kevi Laras , Jurnalis-Selasa, 01 Februari 2022 |18:18 WIB
Deretan Gangguan Mental yang Umum Terjadi, Nomor 2 Didominasi Wanita
Ilustrasi gangguan mental. (Foto: Dashu83/Freepik)
A
A
A

2. Gangguan suasana hati (mood disorder)

Gangguan mental ini diketahui perubahan mood (mood swings) yang memang normal terjadi pada setiap orang. Seseorang bisa merasakan sedih, marah, dan bahagia dari waktu ke waktu, tergantung keadaan saat itu. Namun, penderita mood disorder cenderung memiliki suasana hati yang tidak sesuai dengan keadaannya.

Dikutip dari MedlinePlus, gangguan ini memengaruhi 1 dari 10 orang yang berusia 18 tahun ke atas. Sementara wanita disebut lebih sering mengalami gangguan mood dibandingkan dengan pria, perlu diketahui beragam jenisnya mood disorder, antara lain; Depresi mayor, Bipolar disorder, Dysthymia, Siklotimia, Seasonal affective disorder (SAD), Premenstrual dysphoric disorder, Disruptive mood dysregulation,dan lain-lain.

Baca juga: Simak, 9 Aturan Prokes Perayaan Imlek di Tengah Pandemi Covid-19 

Sebagian besar kasus gangguan mood berhasil diatasi dengan berbagai jenis pengobatan. Penderitanya dapat menjalankan aktivitas secara produktif serta menikmati hidup yang stabil dan sehat. Tergantung pada jenis dan tingkat keparahan yang dialami, berikut adalah beberapa cara atau prosedur pengobatan yang umum dilakukan untuk mengobati mood disorder:

- Obat-obatan: Beberapa obat yang umum diberikan, yaitu antidepresan. Obat antidepresan seperti fluoxetine atau duloxetine, diberikan untuk mengatasi depresi, atau fase depresi pada penderita bipolar disorder. Penstabil mood untuk mengatasi mood swing, obat penstabil mood, seperti carbamazepine, sering diresepkan. Antipsikotik merupakan jenis obat yang diberikan adalah aripiprazole, biasa digunakan untuk untuk penderita bipolar disorder yang mengalami fase mania atau episode campuran (mania dan depresi secara bersamaan).

Baca juga: Ramai saat Imlek, Ini 5 Kuliner Paling Enak di Petak Enam Glodok 

- Psikoterapi: Beberapa bentuk psikoterapi yang umum dilakukan yaitu cognitive-behavioral therapy (CBT), terapi interpersonal, atau lainnya.

- Terapi stimulasi otak: Bentuk terapi stimulasi otak ini bisa berupa electroconvulsive therapy (ECT), transcranial stimulation, atau yang lainnya. Perlu dipahami bicaralah dengan profesional perawatan kesehatan jika Anda merasa seperti emosi mengganggu pekerjaan, hubungan, aktivitas sosial, atau bagian lain dari hidup Anda; memiliki masalah dengan minuman atau obat-obatan; memiliki pikiran atau perilaku untuk bunuh diri, segera cari perawatan darurat.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement