Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

3 Fakta Unik Ngaben, Upacara Kematian Adat Bali yang Penuh Filosofis

Tim Okezone , Jurnalis-Senin, 24 Januari 2022 |03:08 WIB
3 Fakta Unik Ngaben, Upacara Kematian Adat Bali yang Penuh Filosofis
Upacara Ngaben (dok ANTARA/NYOMAN HENDRA WIBOWO)
A
A
A

BALI - Upacara Ngaben merupakan proses pembakaran mayat atau kremasi untuk penganut Hindu Bali.

Ritual pembakaran mayat menjadi simbol untuk menyucikan roh orang-orang yang sudah meninggal dunia.

Melansir laman resmi Pemkab Buleleng, berikut tiga fakta unik Ngaben:

1. Jasad diarak keliling desa

Sebelum prosesi pembakaran dilaksanakan, jasad akan diletakkan dalam bade (sarana yang sengaja dibuat berbentuk seperti bale-bale). Lalu, bade tersebut akan diarak berkeliling desa, dari rumah sampai menuju kuburan. Seluruh keluarga dan warga setempat akan ikut beramai-ramai mengiringi proses ini.

infografis

2. Semua kendaraan menepi

Biasanya ketika ngaben dilaksanakan, jalanan di sekitar akan ditutup sementara, sampai iring-iringan selesai dilaksanakan. Warga setempat yang mengendarai motor akan menepi sebentar membiarkan iring-iringan ini lewat. Ini adalah bentuk toleransi yang sudah melekat karena spontan dilakukan.

3. Biayanya berjuta-juta

Upacara ngaben memerlukan biaya yang tidak sedikit. Rata-rata menghabiskan Rp15 – 20 juta atau lebih terutama bagi mereka yang merupakan pemuka agama. Besarnya biaya yang diperlukan membuat beberapa keluarga memilih untuk melaksanakan ngaben masal, yaitu ngaben yang dilaksanakan secara bersama-sama dalam periode waktu tertentu, misalnya lima tahun sekali di suatu desa.

(Kurniawati Hasjanah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement