Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Membandingkan Vaksin Pfizer Vs Moderna, Siapa Lebih Unggul?

Pradita Ananda , Jurnalis-Jum'at, 14 Januari 2022 |15:05 WIB
Membandingkan Vaksin Pfizer Vs Moderna, Siapa Lebih Unggul?
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)
A
A
A

Moderna

Vaksin Moderna diizinkan untuk penggunaan darurat di AS pada Desember 2020, seminggu setelah vaksin Pfizer. FDA juga menyetujui vaksin Moderna menjadi booster untuk mereka yang menderita autoimun, termasuk penerima transplantasi organ.

Direkomendasikan untuk:

Dewasa 18 tahun ke atas. Dosis booster Moderna direkomendasikan untuk siapa saja yang berusia 18 tahun ke atas 5 bulan setelah mendapatkan vaksinasi lengkap atau 2 bulan setelah dosis pertama vaksin J&J Covid-19.

Dosis

Dua suntikan, diberikan dalam terpisah 28 hari, efektif dua minggu setelah dosis kedua.

Efek samping

Efek samping dapat mencakup kedinginan, sakit kepala, nyeri, kelelahan, dan/atau kemerahan dan pembengkakan di tempat suntikan, yang semuanya biasanya hilang dalam satu atau dua hari. Tapi, ada juga anafilaksis, reaksi parah yang dapat diobati dengan epinefrin. CDC mewajibkan pemantauan selama 15 menit setelah suntikan Covid-19 atau 30 menit jika memiliki alergi.

Peringatan FDA

FDA menempatkan adanya kasus peradangan jantung yang dapat terjadi di otot jantung (miokarditis) atau di lapisan luar jantung (perikarditis), yang muncul pada sekira 1 berbanding 12,6 juta. Peradangan, dalam banyak kasus, akan membaik dengan sendirinya tanpa pengobatan.

Efektivitas

Data klinis Fase 3 awal Moderna pada Desember 2020 menunjukkan sekira 95% efektivitas. New England Journal of Medicine menemukan bahwa vaksin Moderna 96,3% efektif dalam mencegah penyakit simtomatik pada petugas kesehatan, dibandingkan dengan 88,8% pada Pfizer.

Selain itu, CDC, menemukan efektivitas vaksin Moderna lebih stabil terhadap mereka yang dirawat inap selama periode empat bulan, sementara Pfizer turun dari 91% menjadi 77%. Penelitian ini masih terbatas dan diperlukan lebih banyak data untuk memahami sepenuhnya perbedaan antara kedua vaksin.

Efektivitas lawan mutasi

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa vaksin Moderna dapat memberikan perlindungan terhadap varian Alfa dan Beta. Pada bulan Juni, Moderna melaporkan bahwa penelitian menunjukkan vaksinnya efektif melawan varian Beta, Delta, Eta, dan Kappa. Tapi, para ilmuwan masih mempelajari seberapa efektif vaksin tersebut terhadap Omicron.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement