Penelitian ini dilakukan dalam skala laboratorium. Jadi, peneliti menyemprotkan virus corona yang menular ke 4 hidung rusa untuk menguji apakah virus berinteraksi dengan tubuh rusa. Peneliti juga membawa 2 rusa yang tidak terinfeksi ke ruangan uji, memisahkan mereka dengan penghalang kaca.
"Hasilnya, semua rusa terpapar Covid-19 dan menyebarkan ke sesama rusa. Ini amat mengejutkan," terang Diego Diel, seorang Profesor Virologi di Cornell University.
Rusa yang terpapar Covid-19 diketahui tidak menunjukkan gejala yang berarti. Dan ini menjadi sangat mengkhawatirkan karena secara alamiah, rusa saling bersentuh hidung jika bertemu dengan rusa lain dan ini mempercepat proses penyebaran Covid-19 di antara mereka.
"Dari 624 sampel yang dikumpulkan dari rusa liar yang ada di Illinois, Michigan, New York, dan Pennsylvania, didapati 42 persen sampel sudah memiliki antibodi Covid-19 yang artinya telah terjadi infeksi sebelum studi dilakukan," tulis laporan tersebut.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.