Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Duh, Ternyata Manusia Bisa Tularkan Covid-19 ke Rusa

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Jum'at, 07 Januari 2022 |14:04 WIB
Duh, Ternyata Manusia Bisa Tularkan Covid-19 ke Rusa
Rusa. (Foto: Okezone)
A
A
A

ASAL mula virus Covid-19 memang masih penuh dengan tanda tanya. Memang, saat ini disebut Covid-19 terjadi karena adanya virus corona yang bermutasi dari kelelawar dan mengifeksi manusia. Meskipun, belum ada bukti bahwa virus Covid-19 ini adalah zoonosis.

Tapi, sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa manusia malah bisa menularkan Covid-19 ke hewan, dalam hal ini rusa. Kekhawatiran ini pun merebak, lantaran dianggap dapat memperlama usia pandemi Covid-19.

Menurut laporan NBC News, peneliti mengambil sampel dari hidung rusa liar di Ohio dan menemukan bukti bahwa manusia yang menyebarkan virus corona ke rusa, setidaknya enam kali. Penelitian ini telah diterbitkan bulan lalu di Nature.

"Sepertiga dari sampel rusa memiliki infeksi aktif atau baru terjangkit belum lama ini," kata penelitian tersebut, dikutip MNC Portal.

Penelitian yang dilakukan di Lowa juga menemukan hal yang sama. Banyak rusa buruan yang terinfeksi Covid-19. Kasus infeksi Covid-19 menyebar dari manusia ke rusa menjadi pengingat bahwa kesehatan manusia sangat berdampak pada hewan dan bahwa kurangnya perhatian terhadap spesies lain akan Covid-19 dapat memperpanjang pandemi dan mempersulit upaya pengendalian Covid-19.

"Merajalelanya infeksi virus corona di antara rusa dapat menimbulkan risiko berarti bagi manusia jika mutasi pada rusa menciptakan varian baru," tegas peneliti.

Populasi hewan liar yang menyimpan virus juga dapat mempertahankan varian yang tidak lagi beredar di antara manusia saat ini dan memungkinkan 'bencana' itu muncul kembali. Kemungkinannya sangat besar, mengingat persebaran Covid-19 pada rusa sangat meluas.

"Ini sangat mengkhawatirkan, karena sangat mungkin muncul varian yang benar-benar berbeda," kata Suresh Kuchipudi, ahli virologi di Pennsylvania State University.

Penelitian ini dilakukan dalam skala laboratorium. Jadi, peneliti menyemprotkan virus corona yang menular ke 4 hidung rusa untuk menguji apakah virus berinteraksi dengan tubuh rusa. Peneliti juga membawa 2 rusa yang tidak terinfeksi ke ruangan uji, memisahkan mereka dengan penghalang kaca.

"Hasilnya, semua rusa terpapar Covid-19 dan menyebarkan ke sesama rusa. Ini amat mengejutkan," terang Diego Diel, seorang Profesor Virologi di Cornell University.

Rusa yang terpapar Covid-19 diketahui tidak menunjukkan gejala yang berarti. Dan ini menjadi sangat mengkhawatirkan karena secara alamiah, rusa saling bersentuh hidung jika bertemu dengan rusa lain dan ini mempercepat proses penyebaran Covid-19 di antara mereka.

"Dari 624 sampel yang dikumpulkan dari rusa liar yang ada di Illinois, Michigan, New York, dan Pennsylvania, didapati 42 persen sampel sudah memiliki antibodi Covid-19 yang artinya telah terjadi infeksi sebelum studi dilakukan," tulis laporan tersebut.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement